🪅 Oro Oro Ombo Semeru

Orooro Ombo merupakan salah satu magnet Gunung Semeru selain Ranu Kumbolo karena menawarkan pesona keindahan alam yang luar biasa. Banyak penggiat wisata yang penasaran dan ingin bolang ke sana. Di sana, kamu bisa melihat secara jelas sisi Gunung Semeru yang agung dan menakjubkan. Pastinya, sangat bagus bila dijadikan sebagai spot untuk GunungSemeru merupakan gunung tertinggi di Pulau Jawa, yang terletak di Provinsi Jawa Timur.Gunung Semeru menjadi salah satu gunung favorit bagi pendaki domestik maupun mancanegara. Gunung Semeru menyimpan berbagai spot menarik dengan pemandangan yang indah memanjakan mata.Berikut ini sepuluh potret keindahan Gunung Semeru yang menjadi puncak tertinggi Pulau Jawa. POLRESMALANG - Trauma Healing Bhayangkari Cabang Malang memberikan bantuan pendampingan Psikososial korban bencana Erupsi Gunung Semeru di SMPN 02 Pronojiwo Desa Oro-Oro Ombo, Kecamatan Pronojiwo, Lumajang, Sabtu (11/12/2021). Pasca terjadi bancana alam erupsi Gunung Semeru, tentu rasa traumatik menyelimuti, apalagi pada mereka yang masih anak-anak. InPicture: Potret Erupsi Gunung Semeru Republika REPUBLIKA.CO.ID, LUMAJANG -- Gunung Semeru mengeluarkan lava pijar terlihat dari Desa Oro Oro Ombo, Lumajang, Jawa Timur, Ahad (17/1).Gunung Semeru kembali erupsi dan mengeluarkan awan panas guguran sejauh Orooro Ombo begitu indah, ilalang berwarna ungu menyejukkan, dan berdiri nyaris setinggi badan. Dari ujung Tanjakan Cinta menuju turunan ke Oro-oro Ombo terlihat Gunung Semeru yang bersembunyi di balik Gunung Kepolo. Setengah jam berselang, langkah kaki mulai memasuki Cemoro Kandang, sebuah hutan cemara setelah Oro-Oro Ombo. JatimNewsroom - Bupati Lumajang, Thoriqul Haq mendampingi Kepala Staf TNI Angkatan Darat, Jenderal TNI Dudung Abdurachman ke sejumlah lokasi terdampak Erupsi Gunung Semeru dan Posko Pengungsian di Kecamatan Candipuro, Kabupaten Lumajang, Senin (13/12).- Bupati Lumajang, Thoriqul Haq mendampingi Kepala Staf TNI Angkatan Darat, Jenderal TNI Dudung IZIbersama Yayasan Baitul Hikmah PT. Elnusa hadir di tengah-tengah masyarakat daerah relokasi pasca bencana erupsi gunung Semeru untuk berbagi keberkahan Qurban melalui "Abon Kita Qurban IZI". Yayasan Baitul Hikmah PT Elnusa ikut serta dalam semarak "Abon Kita Qurban IZI" sebagai bentuk rasa kepedulian dan berbagi kebahagiaan kepada para dhuafa. 0TNAe. detikTravel Community - Gunung Semeru memang memiliki jutaan kejutan dan pesona indah didalamnya, salah satunya yaitu Oro oro ombo. Oro oro ombo memiliki keindahan yang berbeda ditiap musimnya. Saya bersama 5 teman saya datang diwaktu yang tepat, dimana Oro oro ombo sedang cantiknya. Perjalanan ke Semeru memang penuh dengan kejutan. Setelah perjalanan panjang melipir melewati bukit-bukit yang berkelok-kelok, kami di beri kejutan indah yang pertama yaitu Ranukumbolo. Ranukumbolo atau yang biasa dibilang surganya para pendaki, danau yang berada dikentinggian 2400Mdpl. Walau ini bukan yang pertama kalinya untuk saya dan dua orang teman saya tetap saja kita merasa diberi kejutan karena Ranukumbolo yang tadinya tetutup kabut lama kelamaan terliat dengan jelas dan memamerkan keindahannya. Tiga teman saya yang lain sangat kagum dengan keindahannya, lisan tak henti-hentinya berucap kekaguman, apalagi ini pengalaman pertama mereka. Tepat jam makan siang kita sampai di Ranukumbolo, momentnya pas banget jadi kita makan siang di Ranukumbolo. Makan siang dengan dimanjakan pemandangan yang begitu indah di Ranukumbolo ya cuma ada di Semeru. Setelah selesai makan siang dan puas memandangi keindahan Ranukumbolo, kami berenam melanjutkan perjalanan kami. Sedikit menarik nafas panjang karena track yang akan dilewati namanya Tanjakan cinta. Tanjakan cinta yang mitosnya kalo kita jalan terus tanpa menoleh kebelakan sambil mikirin seseorang, orang itu akan jadi jodoh kita, mitosnya sih…. Jalan pelan-pelan karena ya lumayan tuh tanjakan. Setelah melewati Tanjakan cinta istirahat dulu dibawah pohon sambil liat udah ga sabar mau liat Oro oro ombo yang lagi cantik-cantiknya. Kami melanjutkan perjalanan, kami disambut kejutan yang kedua. Oro oro ombo yang begitu cantik dan indahnya didepan mata saya. Jauh lebih indah dari apa yang saya pernah liat difoto dan saya bayangkan. Oro oro ombo lagi ungu-ungunya, lavendernya bermekaran dan betapa cantiknya. Ini loh salah satu yang masih bikin saya penasaran dengan Semeru. Berjalan ditengah ungunya lavender bikin kami berenam ga berhenti memuji keindahannya. Dimana lagi ada pemandangan seperti ini, bias jalan ditengah padang lavender ya cuma ada di Semeru. sangking indah dan cantiknya tuh Oro oro ombo kalo ada putri Indonesia disana pun masih kalah cantiknya… hehehe… saran saya sih kalo mau liat Oro oro ombo lagi ungu-ungunya, datengnya pas awal tahun, ya pas musim penghujan jadi lagi subur-suburnya tuh. Anda akan dimanjakan dengan pemandangan indahnya Oro oro ombo dan bias berjalan ditengah ungunya Oro oro ombo. View dari jalur setelah Tanjakan Cinta Tanjakan Cinta telah terlewati. Saya melangkah melintasi jalan setapak yang membelah rerumputan di punggungan bukit. Saat tiba di titik tertinggi mata saya tak berkedip. Di hadapan terhampar luas sebuah padang rumput yang berwarna hijau, kuning, dan ungu. Warna-warna yang bergradasi secara kontras. Saya menghentikan langkah. Bertahan beberapa saat sambil menyaksikan sebuah sajian alam yang tersuguh di hadapan. Sambil menghela nafas saya terus memuji keagungan Sang Pencipta. Inilah hamparan savanna Oro-Oro Ombo. Tanah lapang seluas kurang lebih 20 hektar yang diapit perbukitan di sekelilingnya tampak begitu mempesona. Dengan rumpun-rumpun bunga semak yang keunguan serta gundukan-gundukan kecil rumput hijau kekuningan, tempat ini sungguh menyajikan pemandangan yang indah dipandang mata. Tak hanya saya saja. Semua pendaki yang berbarengan dengan saya saat itu, pun melakukan hal yang sama. Berhenti sejenak dan menatap bentangan alam yang tersaji di hadapan. Rombongan pendaki mulai menuruni bukit lalu memasuki rumpun-rumpun keunguan. Bagai anak-anak kecil yang menemukan mainannya mereka berlari, menyanyi, selfie, groupie di hamparan bunga-bunga ungu ini. Terlihat takjub dan antusias. View dari sisi perbukitan Banyak yang mengira bunga ungu di Oro-Oro Ombo ini adalah bunga lavender. Namun sebenarnya bukan. Ia adalah tumbuhan semak yang berasal dari Amerika Selatan bernama Verbena Brasiliensis vell. Kemungkinan besar keberadaannya di Gunung Semeru dibawa oleh Junghun, seorang botanist Jerman yang kerap melakukan perjalanan ke berbagai gunung di Sumatera dan Jawa, dan banyak membawa tanaman-tanaman asing masuk ke wilayah Indonesia. Sekilas bunga ungu verbena ini tampak indah dan cantik, namun karena sifatnya invasif ia bisa mengancam ekosistem di savanna ini. Lihat saja kini sebarannya hampir memenuhi separo Oro-Oro Ombo. Setelah turun dan melalui jalur yang melintasi padang rumput, saya pun tak ingin ketinggalan ikut larut dalam suasana. Apalagi yang bisa dilakukan kecuali minta difotoin. Minta tolong sana-sini dan menahan malu mencoba meminjam payung pada para pendaki lainnya hanya sekedar untuk action foto-foto. Haha...kapan lagi coba D Tumbuhan Invasif sudah hampir memenuhi separo padang rumput Puas foto-foto saya pun melanjutkan perjalanan. 15 menit kemudian tiba di pos 4 Cemoro Kandang dengan ketinggian 2500 mdpl. Di sana telah ramai oleh para pendaki yang tiba terlebih dahulu. Meskipun begitu saya tak tertarik untuk beristirahat. Tetap melangkah di jalur menuju pos selanjutnya dengan kecepatan standar. Dina Kairupan bersama salah seorang putrinya Saat berjalan sendiri menyusuri jalur, di hadapan tampak seorang ibu dan seorang anak perempuan berusia kira-kira 12 tahunan. Karena penasaran saya mempercepat langkah dan menyapa mereka. Setelah terlibat obrolan, saya dibuat terkejut. Si ibu yang bernama Dina Kairupan adalah seorang pendaki wanita yang sejak tahun 1986 sudah mulai mendaki gunung di berbagai wilayah Indonesia sendirian. Kini ia mengajak ketiga putra-putrinya untuk turut serta. Ah bahagianya saya bisa bertemu dengan salah satu tokoh pendaki gunung generasi awal. Setelah berpamitan saya pun melanjutkan perjalanan. Menjelang Pos Jambangan 2600 mdpl saya bertemu dengan Mas Yanto, porter saya yang selisih waktu satu jam saat awal keberangkatan dari Ranu Kumbolo. Ia bersama rekan-rekan porter lainnya sengaja menunggu para tamunya untuk memastikan bahwa kami sampai dan tidak kenapa-kenapa. Foto keesokan hari saat dijemput Chila dan ayahnya Karena sudah tak terasa capek lagi saya pun berpamitan kepada Mas Yanto untuk melanjutkan perjalanan lebih dulu. Dan tepat jam satu siang atau dua jam perjalanan tanpa beban ransel di punggung, saya tiba di Pos Kalimati 2700 mdpl, pos terakhir menjelang puncak Mahameru. Pesona gunung di Lumajang dengan ketinggian mdpl ini sangat memukau. Tak heran banyak traveller yang ingin mencari cara untuk dapat menikmati viewnya. Harga Tiket MasukGratisJam Buka24 JamTipe WisataSpot foto Gunung Nah, salah satu spot alternatif untuk bisa menyaksikan kemegahan Gunung Semeru tanpa harus hiking adalah di salah satu desa di Kabupaten Lumajang ini. Penasaran bagaimana anda bisa menemukan desa Oro Oro Ombo Lumajang. Yuk, ikuti Ngetrip Kemana! Oro Oro Ombo Lumajang Merupakan sebuah salah satu desa di daerah Lumajang. Diketahui desa ini adalah tempat paling tepat untuk menikmati keindahan gunung Semeru. Di lokasi ini siapapun bisa dengan mudah merasakan sensasi berada di daerah pegunungan. Meski tanpa harus repot-repot mendaki gunung. Pesona Wisata Karena terletak sangat dekat dengan gunung, desa ini menyuguhkan view cantik pegunungan di sekitarnya. Kegagahan Gunung Semeru akan dapat dilihat dengan sangat jelas dari tempat ini. Tak hanya itu, view persawahan warga juga akan memanjakan mata anda. Udara sejuk, hamparan sawah nan hijau serta gunung yang megah. Sungguh sebuah tawarn alam yang tak bisa terelakkan. Perlu anda ketahui, meski belum naik ke gunung, namun udara di lokasi juga segar dan alami. Serta suhunya sangat dingin dengan lingkungan serta keadaan alamnya masih sangat terjaga. View Gunung yang ditawarkan bisa dinikmati baik pagi, siang maupun sore hari. Baca juga, Wisata Modern Jatim Park 2 Batu Namun, disarankan untuk datang saat masih pagi atau sore. Karena udara masih terasa sangat segar dan matahari tidak panas terik. Di samping itu, gunung akan sangat terlihat jelas. Jika saat siang hari kemungkinan Gunung Semeru sudah tertutup awan terlebih saat suasana mendung. Untuk dapat menikmati indahnya gunung dari tempat ini, anda tidak perlu mendaki gunung ber jam-jam. Hanya dengan menapaki serta mendaki jalan setapak di rerumputan lebat. Tak lama berpetualang, anda akan lihat puncak berpasir dihiasi hijaunya sawah ladang warga. Sungguh seru dan menyenangkan. Tak heran, penggiat wisata alam dibuat penasaran untuk merasakan sensasi berpetualang di sini. Lanskap cantik seperti itu sangat bagus untuk tempat spot foto. Jadi saat ke sini jangan lupa siapkan perlengkapan berfoto anda. Karena akan ada banyak sekali view cantik menemani anda saat berkunjung ke tempat ini. Baca juga, Tempat Wisata di Oro Oro Ombo Batu Night Spectacular Tak hanya di lokasi Oro Oro ini saja, selama perjalanan anda juga akan menemukan pemandangan cantik lainnya. Ada hamparan sawah nan hijau serta sungai jernih. Ada juga hamparan padang rumput yang akan menemani perjalanan anda menuju lokasi. Alamat dan Jam Operasional Salah satu objek wisata di Lumajang ini berada di Desa Oro Oro Ombo. Sehingga nama lokasi wisatanya pun mengambil dari nama desa. Alamat Oro-Oro Ombo Lumajang ini berada di Kecamatan Pronojiwo, Lumajang, Jawa Timur. Untuk lebih tepatnya, bisa dibuka link peta Oro Oro Ombo Lumajang di dalam artikel ini. Peta tersebut akan menuntuk anda menuju lokasi. Lokasinya tidak berada jauh dari objek wisata Sumber Brutu Lumajang. Jika belum tahu, objek wisata ini merupakan sebuah sumber mata air masih di kabupaten Lumajang. Lokasi Oro Oro dari Sumber Brutu tersebut sekitar 1,5 jam atau sekitar 5,1 kilometer. Baca Juga Kampung Singkur Lokasi, Fasilitas, dan Tarif Masuk Rute ke Lokasi Wisata Akses perjalanan lewat jalan ini sangat baik. Anda bisa menggunakan mobil atau motor untk dapat mencapai lokasi. Jaraknya dari lereng Semeru kira-kira ±8 Km. Mengenai jalan menuju lokasi, ada berbagai alternatif tersedia. Partama, jika dari arah pusat kota Malang, bisa melewati Kecamatan Dampit. Lalu ke Kecamatan Pronojiwo. Kedua, dari arah Kabupaten Lumajang, bisa mengambil jalan menuju kawasan Tempeh-Pasirian-Candipuro. Selanjuntnya, silahkan ambil jalan ke arah Piket Nol. Dari situ, anda akan melihat sebuah pangkalan ojek di sebelah kanan jalan. Pangkalan ojek tersebut tidak berada jauh dari Piket Nol. Setelah itu, lanjutkan perjalanan dengan berbelok kanan. Lalu, silahka saja jalan terus mengikuti jalur hingga menemui sebuah tembok bertuliskan pancasila. Dari tembok ini, belok ke kiri lalu belok ke kanan dan mengikuti jalan setapak. Mengenai harga tiket dan fasilitas, belum diketahui informasi mengenai hal tersebut. Sampai saat ini, diperkirakan untuk masuk ke lokasi ini masih gratis. Belum adanya biaya serta fasilitas apapun karena tempat ini masih terbilang kawasan alam biasa. Maksudnya belum ditetapkan sebagai sebuah kawasan wisata. Rekomendasi untuk anda, Spot Foto Unik di Kota Batu by Coban Rais Namun, tidak ada salahnya untuk mampir dan memanjakan diri dengan suasana alam asri, sejuk dan pemandangan gunung yang indah. Di Oro Oro Ombo Lumajang ini anda juga bisa menambah daftar koleksi foto keren di alam bebas.

oro oro ombo semeru