🃏 Silsilah 7 Halaqah 7
Penyebaranislam & silsilah ulama sejagat dunia melayu.-- Terbitan: (2000) Penyebaran Islam dan Silsilah Ulama Sejagat Dunia Melayu 7 oleh: - Terbitan: (1999) Penyebaran Islam & silsilah ulama sejagat dunia Melayu jilid 9.-- oleh: Wan Mohd.
HalaqahSilsilah Islamiyyah adalah sebuah kegiatan pembelajaran agama islam jarak jauh dengan memanfaatkan sarana grup di aplikasi WhatsApp. Kegiatan ini diprakarsai oleh Ustadz Dr. Abdullah Roy Lc. MA, Alumni S3 di Universitas Islam Madinah, Kerajaan Saudi Arabia. Kegiatan pembelajaran dilakukan dengan cara pemberian audio kajian setiap pagi dari hari senin sampai dengan jumat. Rekaman audio
Halaqahyang ke dua puluh delapan dari Silsilah Beriman Kepada Hari Akhir adalah adalah tentang "Kebangkitan "Yang dimaksud dengan kebangkitan adalah dikembalikannya arwah kepada jasad, sehingga manusia kembali hidup. Akan digoncangkan Bumi dengan segoncang-goncangnya dan terbuka kuburan manusia. Kemudian keluarlah semua manusia dari kuburnya
الحمدلله والصلاة والسلام على رسول الله وعلى آله وصحبه أجمعين Halaqah yang ke-7 dari Silsilah Ziaroh Madinah adalah tentang Ziarah Masjid Nabawi Bagian 01. Sebuah kenikmatan yang besar seorang muslim diberi kesempatan oleh Allah untuk berziarah ke kota madinah, Kota yang penuh dengan keutamaan sebagaimana telah berlalu sebagiannya.
RangkumanHalaqah Silsilah Ilmiyah 3 : Mengenal Rasulullah SAW (3.1 - 3.7) 3.1 Pentingnya Mengenal Rasulullah SAW. Pertanyaan kedua di alam kubur adalah "Siapakah Nabimu". Wajib atas setiap muslim dan muslimat untuk mengenal Rasulullah SAW. Beliau adalah Muhammad bin Abdullah Bin Abdul Muthallib, termasuk keturunan nabi Ismail AS bin Ibrahim AS
ImamAbu Hanifah setelah setelah berguru di Kufa dan Bashrah beliau kembali ke kampung halamannya untuk berkonsentrasi mengikuti halaqah-halaqah fikih untuk membahas masalah-masalah baru dan mempelajari aturan-aturan untuk menetapkan suatu hukum. 55. 5. Guru-guru Abu Hanifah
HSI- Silsilah Aqidah. Total Materi 50. Halaqah 01 - Pengantar Penjelasan Kitab Nawaqidhul Islam Bagian 1 Halaqah 02 - Pengantar Penjelasan Kitab Nawaqidhul Islam Bagian 2 Halaqah 18 - Penjelasan Kaidah Yang Kedua Bagian 7 Halaqah 20 - Penjelasan Kaidah Yang Ketiga Bagian 1 Halaqah 19 - Penjelasan Kaidah Yang Kedua Bagian 8
Halaqah05 - Makna Istighfar dan Ketaatan. Halaqah 06 - Makna Al Hanifiah dan Tujuan Diciptakannya Manusia. Halaqah 07 - Tidak Dinamakan Ibadah Kecuali Dengan Tauhid. Halaqah 08 - Syirik Bercampur Ibadah Akan Merusak Ibadah. Halaqah 09 - Qa'idah Pertama Bagian 1. Halaqah 10 - Qa'idah Pertama Bagian 2. Halaqah 11 - Qa'idah
Halaqahyang ke-7, Penjelasan Kitab Nawaqidhul Islam karangan Asy-Syaikh Muhammad Ibnu Abdul Wahab at Tamimi rahimahullah Beliau mengatakan, بِــسم الله الرحمن الرحيم "Dengan nama Allah yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang" Dan beliau memulai kitab beliau dengan Basmalah, meniru didalam Al-Quran.
ewLaLA. Download audio السلام عليكم ورحمة اللّه وبركاته الحمد لله والصلاة والسلام على رسول الله وعلى آله و صحبه أجمعين Halaqah yang ke-25 dari Silsilah Ilmiyyah Beriman dengan Kitab-Kitab Allah adalah tentang “Buah Beriman dengan Kitab-kitab Allah”. Diantara buah beriman dengan kitab-kitab Allah yang bisa kita petik adalah 1. Mendapatkan keutamaan-keutamaan beriman. Diantaranya ⑴ Hidayah di dunia ⑵ Keamanan di akhirat ⑶ Masuk ke dalam surga ⑷ Dan lain-lain Karena beriman dengan kitab Allah adalah bagian dari mewujudkan keimanan. 2. Semakin mengetahui dan menyadari perhatian Allah dan kasih sayang-Nya kepada makhluk. Semakin mencintai-Nya karena menurunkan kepada kita kitab yang berisi petunjuk dan cahaya supaya kita tenang di dunia dan bahagia di akhirat. Kita tidak dibiarkan tersesat dan terombang-ambing dengan hawa nafsu dan syahwat. Dan bagi yang ingin melihat kebesaran nikmat Allah ini silakan dia melihat orang-orang yang hidup tanpa berpegang dengan kitab Allah; mereka dalam keadaan resah, bimbang, bingung, dan tidak tahu kemana arah hidupnya. 3. Mengetahui hikmah Allah dan kebijaksanaan-Nya karena memberikan kepada setiap kaum syari’at yang sesuai dengan keadaan mereka. Dan Al-Qur’an sebagai kitab terakhir sesuai untuk semua umat di setiap tempat dan masa sampai hari kiamat. 4. Mengetahui bahwa petunjuk Allah kepada manusia tidak terputus sampai hari kiamat. 5. Semakin mencintai dan menghormati Al-Qur’an dengan memperhatikan adab-adab ketika membacanya. Demikian pula semakin mencintai orang-orang yang mencintai Al-Qur’an. 6. Membenci amalan-amalan yang bertentangan dengan Al-Qur’an dan orang-orang yang melakukannya. 7. Membangkitkan semangat untuk bersungguh-sungguh mencari hidayah dari Al-Qur’an dengan membaca, menghafal, mempelajari, mentadabburi, mengamalkan, berhukum dengan Al-Qur’an, dan kembali kepada Al-Qur’an ketika terjadi perselisihan. 8. Bersemangat untuk membela kitab Allah dengan menyebarkan aqidah yang benar tentangnya dan membongkar tuduhan dan keyakinan yang sesat yang ingin menurunkan kepercayaan terhadap Al-Qur’an dan menjauhkan umat dari Al-Qur’an. 9. Bergembira dan bersyukur kepada Allah atas karunia-Nya yang besar. الْحَمْدُ لِلَّه ِالَّذِي بِنِعْمَتِهِ تَتِمُّ الصَّالِحَاتُ [Alhamdulillāh alladzī bini’matihi tatimmushshālihāt] Dengan demikian kita sudah menyelesaikan Silsilah Ilmiyyah yang ke-7 tentang Beriman dengan Kitab-Kitab Allah. Semoga apa yang kita sampaikan bermanfaat dan bisa diamalkan dalam kehidupan sehari-hari. Dan sampai bertemu kembali pada Silsilah Ilmiyyah ke-8 yaitu tentang “Beriman dengan Rasul-Rasul Allah.” والله تعالى أعلم السلام عليكم ورحمة اللّه وبركاته Abdullah Roy, Di kota Al-Madinah Materi audio ini disampaikan di dalam grup WA Halaqah Silsilah Ilmiyyah HSI Abdullah Roy. Post navigation
📗 Ziarah Kota Madinah السلام عليكم ورحمة الله وبركاته الحمد لله والصلاة والسلام على رسول الله وعلى آله وصحبه أجمعين ☪ Halaqah yang ke-7 dari Silsilah Ziaroh Madinah adalah tentang Ziarah Masjid Nabawi Bagian 01. 🕌 Sebuah kenikmatan yang besar seorang muslim diberi kesempatan oleh Allah untuk berziarah ke kota madinah, Kota yang penuh dengan keutamaan sebagaimana telah berlalu sebagiannya. 🕌 Apabila seseorang sudah dimudahkan sampai ke kota madinah maka di syariatkan untuk mengunjungi 5 tempat, 5 Tempat tersebut terdiri 2 Masjid dan 3 Kuburan. ➡ 2 Masjid adalah Masjid Nabawi dan Masjid Kuba. ➡ 3 kuburan, maka yang di maksud adalah Kuburan Rasulullah, dan 2 kuburan sahabatnya yaitu Abu Bakar dan umar Radiallahuanhuma, Kemudian yang ke 2 pemakaman Baqi Dan yang ke 3 adalah pemakaman syuhada uhud 🕌 Yang utama diantara 5 tempat tersebut adalah Masjid Nabawi ini adalah tujuan pertama dan utama kedatangan seseorang ke Kota Madinah, yaitu berziarah ke Masjid Nabawi. Rasulullah bersabda ﻻ ﺗُﺸَﺪُّ ﺍﻟﺮِّﺣﺎﻝُ ﺇﻻ ﺇﻟﻰ ﺛﻼﺛﺔِ ﻣﺴﺎﺟﺪَ ﺍﻟﻤﺴﺠﺪِ ﺍﻟﺤَﺮﺍﻡِ، ﻭﻣﺴﺠﺪِ ﺍﻟﺮﺳﻮﻝِ ﺻﻠَّﻰ ﺍﻟﻠﻪُ ﻋﻠﻴﻪ ﻭﺳﻠَّﻢ، ﻭﻣﺴﺠﺪِ ﺍﻷﻗﺼﻰ “Tidak berpergian kecuali ke 3 masjid, Masjid al Haram, masjid ar Rasul shallallahu alaihi wasallam, dan masjid al Aqsha” HR Bukhari dan Muslim 🔖 Maksud dari sini bahwa tidak boleh seseorang berpergian ke sebuah tempat dengan maksud Ibadah dan meyakini keutamaan khusus tempat tersebut kecuali ke 3 masjid yang disebutkan di dalam hadist. 🔖 Dan cara berziarah ke tiga Masjid tersebut adalah dengan cara Shalat di dalamnya, keutamaan Masjid nabawi shalat didalamnya di lipat gandakan menjadi lebih dari 1000x Rasulullah bersabda صَلاَةٌ فِى مَسْجِدِى أَفْضَلُ مِنْ أَلْفِ صَلاَةٍ فِيمَا سِوَاهُ إِلاَّ الْمَسْجِدَ الْحَرَامَ وَصَلاَةٌ فِى الْمَسْجِدِ الْحَرَامِ أَفْضَلُ مِنْ مِائَةِ أَلْفِ صَلاَةٍ فِيمَا سِوَاهُ Shalat sekali di masjid ku ini lebih baik dari pada 1000x shalat di masjid lain kecuali Masjidil harom. HR. Ahmad 3/343 dan Ibnu Majah no. 1406, dari Jabir bin Abdillah. Syaikh Al Albani mengatakan bahwa hadits ini shahih. Lihat Shahih At Targhib wa At Tarhib no. 1173. Itulah yang bisa kita sampaikan pada halaqah kali ini, dan sampai bertemu kembali pada halaqah selanjutnya. وصلى الله على نبينا محمد و على آله و صحبه أجمعين والسلام عليكم ورحمة اللّه وبركاته
Download audio السلام عليكم ورحمة اللّه وبركاته الحمد لله والصلاة والسلام على رسول الله وعلى آله و صحبه أجمعين Halaqah yang ke-14 dari Silsilah Ilmiyyah Beriman dengan Kitab-Kitab Allah adalah tentang “Kitab Al-Injil Bagian 3”. Diantara kesalahan yang ada di dalam Al-Injil yang tersebar sekarang adalah penyebutan nasab Nabi Isa alayhissalām kepada laki-laki. [Sebagaimana dalam Injil Matius pasal 1 ayat 1-17 dan di dalam Injil Lukas pasal 3 ayat 23-38] Padahal Allah telah mengabarkan di dalam Al-Qur’an bahwa Nabi Isa alayhissalām lahir dari ✓Seorang wanita tanpa disentuh laki-laki ✓Seorang wanita yang shalihah, bukan wanita pezina ✓Bukan wanita yang bersuami Sebagai tanda kekuasaan Allah Subhānahu wa Ta’āla. Allah Subhānahu wa Ta’āla berfirman, قَالَتْ أَنَّى يَكُونُ لِي غُلَامٌ وَلَمْ يَمْسَسْنِي بَشَرٌ وَلَمْ أَكُ بَغِيًّا قَالَ كَذَلِكِ قَالَ رَبُّكِ هُوَ عَلَيَّ هَيِّنٌ وَلِنَجْعَلَهُ آيَةً لِلنَّاسِ وَرَحْمَةً مِنَّا وَكَانَ أَمْرًا مَقْضِيًّا “Maryam berkata, “Bagaimana aku memiliki anak laki-laki, padahal tidak ada laki-laki yang menyentuhku dan aku bukan wanita pezina.” Jibril berkata, “Demikianlah dikatakan oleh Rabb-mu. Dia berkata, Yang demikian mudah bagi-Ku dan supaya Kami jadikan dia yaitu Isa sebagai tanda kekuasaan Kami bagi manusia dan sebagai rahmat dari Kami. Dan itu adalah perkara yang sudah diputuskan’.” QS Maryam 20-21 Oleh karena itu, Allah menyebutkan di dalam Al-Qur’an • Isa bin Maryam ⇒ Sebagaimana dalam Surat Al-Baqarah 87 dan juga yang lain. • Al-Masih bin Maryam ⇒ Sebagaimana dalam Surat Al-Maidah ayat 17 dan juga yang lain. • Al-Masih Isa bin Maryam ⇒ Sebagaimana dalam QS Ali Imran ayat 45 dan juga yang lain. Apa yang tertulis di dalam Injil yang sekarang, justru membenarkan akidah orang Yahudi yang mengatakan bahwa “Nabi Isa adalah anak zina”. Dan di sana ada perbedaan antara nasab Isa di dalam Injil Matius dan Injil Lukas Di dalam Injil Matius disebutkan bahwa Nabi Isa adalah • Anak Yusuf bin Ya’qub bin Matan bin Ilyazar dan seterusnya. • Termasuk keturunan Nabi Sulaiman bin Dawud alaihimāssalām. Adapun di dalam Injil Lukas disebutkan bahwa beliau adalah • Anak Yusuf bin Eli bin Matat bin Lewi dan seterusnya. • Termasuk keturunan Natan bin Dawud alaihissalām. Itulah yang bisa kita sampaikan pada halaqah kali ini dan sampai bertemu kembali pada halaqah selanjutnya. والسلام عليكم ورحمة اللّه وبركاته Abdullah Roy, Di kota Al-Madinah Materi audio ini disampaikan di dalam grup WA Halaqah Silsilah Ilmiyyah HSI Abdullah Roy. Post navigation
silsilah 7 halaqah 7