đź›· Jenis Teknologi Pada Zaman Kehidupan Buddha

Daripenemuan-penemuan yang didapatkan oleh para arkeolog, hal ini memberikan gambaran mengenai bagaimana perkembangan kehidupan Sejarah Indonesia Kelas X SMA/MA/SMK/MAK 40 masyarakat praaksara terutama yang berada di Indonesia baik dari sisi sosial, ekonomi, budaya, kepercayaan, dan teknologi yang digunakan pada masa itu. B. Zaman Batu Zaman ContohSoal IPS Materi Kehidupan Manusia pada Masa Praaksara Kelas 7/VII SMP/MTS Kurikulum 2013 Masharist.com.Assalamualaikum wr.wb. Berikut ini Latihan Soal IPS Materi Kehidupan Manusia pada Masa Praaksara Kelas 7/VIII SMP/MTS Kurikulum 2013. Latihan soal ini berbentuk pilihan ganda dengan empat alternatif jawaban dilengkapi dengan kunci jawabannya. Jenisjenis teknologi - Makna dari teknologi sangat terbatas pada benda-benda yang mempunyai wujud seperti mesin dan peralatan. Beberapa contoh dari teknologi yang sering ada dalam kehidupan sehari-hari diantaranya: Komputer, Walau zaman semakin canggih, tapi berkirim surat masih tetap dilakukan, sekalipun dalam versi digit. Aug 4, 2022 IPS· BAB IV MASA PRAAKSARA, HINDU-BUDDHA, DAN ISLAM Iwan Setiawan, Dedi, Suciati, dan A. Mushlih. 24/08/2021 16:01:23. SMP 7 K-13 revisi 2016 Baca Tanpa Internet Lihat Katalog Lainnya Perkembanganteknologi di Indonesia sebenarnya sudah terjadi sejak zaman pra-aksara. Bukti paling tua bisa kita lihat dari adanya lukisan gua berumur 44 ribu tahun di daerah Sulawesi. Kemudian ketika masuk era kerajaan Hindu-Buddha, perkembangan teknologi informasi dan komunikasi kembali terjadi berkat pengaruh kebudayaan dari India. 1 Masa Gelap Agama Buddha di Indonesia. Berita-berita yang didapat hanya diceritakan tentang runtuhnya Kerajaan Majapahit, bukan lenyapnya agama kehidupan yang sangat berkaitan erat dengan Buddha di Majapahit. Berita tradisi dengan situasi sosial politik pada suatu negara. Demikian juga agama Buddha pada masa runtuhnya Kerajaan Majapahit. TeknologiPelayaran dan Perkapalan Zaman Kerajaan Islam di Indonesia. Teknologi Pelayaran di Kepulauan Indonesia Abad ke- 16 Hingga Abad ke-18 - Teknologi kemaritiman zaman Islam di Indonesia merupakan bentuk pengembangan dari teknologi kemaritiman pada masa Hindu-Buddha di Indonesia. Pada masa berkuasanya kekuasaan politik yang bercorak Hindu di Kepulauan Nusantara hingga awal abad ke-16 M Jakarta Saat ini, kita hidup di zaman serba teknologi. Sobat Medcom bisa berkomunikasi sampai mendapatkan makanan dengan mudah lewat bantuan alat-alat berteknologi canggih. Tapi, pernahkah Sobat Medcom terpikir saat kehidupan masyarakat praaksara?Jangankan teknologi, masyarakat saat itu belum mengenal aksara atau tulisan. Berikut penjelasan lengkap tentang kehidupan masyarakat pada zaman Masapandemi covid-19 memberikan dampak pada masyarakat di berbagai sektor kehidupan termasuk pada sektor ekonomi. Kegiatan pengabdian dilakukan dengan cara memberikan sosialisasi pada masyarakat untuk mengubah mindset pola pikir mereka sehingga tertarik berwirausaha dengan melakakan inovasi kewirausahaan untuk mengatasi keterbatasan akses 4rqT. 131 Pendidikan Agama Buddha dan Budi Pekerti pengetahuan ini sebenarnya baru berkembang pada dua millennium terakhir. Namun bisa kita lihat sendiri betapa hebat dan pesatnya perkembangan yang terjadi pada dua millenium terakhir ini. Tugas individu Kemukakan pengaruh dan dampak sosial yang timbul dari hasil teknologi berikut ini. a. Senjata api. b. Telpon genggam. c. Playstation. d. Warnet. e. Televisi. Ilmu pengetahuan bersifat dinamis, ilmu pengetauan dapat timbul dan tenggelam hanyut bersama dalam perkembangan peradaban manusia. Ilmu pengetahuan telah menunjukkan peradaban yang lebih maju menaklukkan peradaban yang lebih terbelakang. Selanjutnya ilmu pengetahuan dapat saja ditaklukkan oleh peradaban lain yang lebih maju atau mungkin ilmu pengetahuan yang lama mungkin akan tergantikan dengan pola pemikiran ilmu pengetahuan yang baru yang lebih canggih yang mampu menaklukkan ilmu pengetahuan yang lama. Pada intinya yang kuat bertahan, yang lemah ditaklukkan. Agama Buddha tidak anti ilmu pengetahuan dan teknologi, kecanggihanya justru menempatkan ilmu pengetahuan dan teknologi sebagai sarana untuk mempercepat dan mempermudah berbagai kebajikan yang dilakukan sehingga pada akhirnya mencapai pembebasan. Dalam agama Buddha ilmu pengetahuan dan teknologi itu penting. Pandangan tersebut memperjelas bahwa agama dan ilmu pengetahuan serta teknologi saling sinergi. IPTEK tanpa kehadiran agama akan membahayakan kehidupan, dan sebaliknya agama tanpa dibarengi dengan penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi, maka kehidupan manusia akan lumpuh tidak bisa melihat dunia luar yang luas. Teknologi sudah banyak digunakan manusia, contoh sistem komputerisasi merupakan kemajuan teknologi saat ini. Komputerisasi yaitu penggunaan setiap aktivitas di mana sistem pekerjaan dilakukan oleh kerja sistem komputer. Pengoperasian sistem secara otomatis dilakukan untuk mengatur pekerjaan yang diinginkan dengan memberi perintah kepada sistem tersebut, maka pekerjaan secara otomatis berjalan dengan sendirinya. Dengan kecanggihan teknologi yang terdorong oleh ilmu pengetahuan yang tinggi menghasilkan berbagai macam penemuan-penemuan yang baru, sehingga menjadikan teknologi dapat menyongsong masa depan yang cerah 132 Kelas X SMASMK Sumber Gambar Bhikkhu yang menggunakan teknologi Rangkuman Dari berbagai teori dan pembahasan dapat disimpulkan sebagai berikut. 1. Ilmu pengetahuan adalah seluruh usaha sadar untuk menyelidiki, menemukan, dan meningkatkan pemahaman manusia dari berbagai segi kenyataan dalam alam manusia. Ilmu memberikan kepastian dengan membatasi lingkup pandangannya, dan kepastian ilmu-ilmu yang diperoleh dari keterbatasan- nya. 2. Dalam memasuki era industrialisasi, pencapaiannya sangat ditentukan oleh penguasaan teknologi karena teknologi adalah mesin penggerak pertumbuhan melalui industri. 3. Agama Buddha tidak anti ilmu pengetahuan dan teknologi, tapi karena kecanggihanya justru menempatkan ilmu pengetahuan dan teknologi sebagai sarana untuk mempercepat dan mempermudah berbagai kebajikan yang dilakukan sehingga pada akhirnya mencapai pembebasan. Tugas 1. Kumpulkan berita dari media cetak koran, majalah, dan lain-lain yang berhubungan dengan kemajuan ilmu pengetahuan 2. Kumpulkan berita media cetak yang berhubungan dengan kemajuan teknologi 3. Kumpulkan berita media cetak yang berhubungan ilmu pengetahuan dan teknologi dengan kehidupan keagamaan 133 Pendidikan Agama Buddha dan Budi Pekerti Diskusikan dengan teman di kelas, cari kelemahan dan kekurangan, serta sebab- akibat dari kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi; carilah sumber-sumber Buddhis yang berkaitan dengan ilmu pengetahuan dan teknologi; bagaimana teori keilmuan tersebut dihubungkan dengan nilai-nilai agama Buddha. Renungan Semua ilmu pengetahuan, baik itu yang tinggi, sedang ataupun yang rendah, patut dipelajari, diketahui dan dimengerti maknanya, walaupun tidak seluruhnya perlu diterapkan. Suatu hari kelak bila tiba saatnya, pengetahuan itu akan membawa banyak manfaat. Khuddaka Nikaya 817 Dengan belajar ilmu pengetahuan hingga berhasil, niscaya seseorang akan mendapatkan kehormatan. Namun dengan melatih diri dalam tingkah laku, itulah yang membawa seseorang pada kedamaian. Khuddaka Nikaya I, 842 Evaluasi I. Pilihlah jawaban a, b, c, d, atau e yang kamu anggap paling benar. 1. Agama Buddha tidak anti ilmu pengetahuan dan teknologi karena hal tersebut sebagai …. a. sarana untuk mencapai kebahagiaan b. bekal kehidupan yang baik bagi umat manusia c. ilmu yang pasti akan bermanfaat bagi orang lain d. hal yang tidak bertentangan dengan kebenaran e. sesuatu yang seharusnya diperjuangkan dalam kehidupan 2. Makna dari pernyataan ”Jika ilmu pengetahuan dan teknologi tanpa agama adalah buta” yaitu…. a. akan membawa penderitaan umat manusia di dunia b. akan menyalahgunakan iptekmenggunakan iptek dengan sewenang- wenang c. tidak dapat melihat tujuan tertinggi dari kehidupan manusia d. tidak dapat mengetahui tujuan manusia setelah kehidupan ini e. tidak dapat memahami peranan ilmu pengetahuan dan teknologi 134 Kelas X SMASMK 3. Makna pernyataan ”Jika agama tanpa ilmu pengetahuan dan teknologi adalah lumpuh pincang” yaitu…. a. agama dan iptek adalah seseuatu yang berbeda dan berlawanan b. agama tersebut tidak dapat berperan dengan baik c. agama tersebut akan tergerus oleh kemajuan iptek d. agama tersebut akan disalahgunakan dalam kehidupan e. agama tersebut tidak akan dapat berkembang dengan baik 4. Tidak semua pengetahuan dapat dikatakan ilmu pengetahuan. Suatu pengetahuan dapat disebut ilmu jika salah satu syaratnya harus didasarkan pada cara-cara tertentu yang terkontrol yang disebut sebagai …. a. sistematis b. metodis c. universal d. objektif e. subjektif 5. Pengetahuan yang sifatnya lebih menekankan pada aspek terapan dengan tujuan-tujuan praktis bagi kehidupan dikenal dengan istilah…. a. sains b. ilmu pengetahuan c. ilmiah d. teknologi e. modernisasi 6. Pada hakikatnya kebenaran yang terdapat dalam ilmu pengetahuan dan teknologi merupakan …. a. kebenaran tertinggi b. kebenaran di atas duniawi c. kebenaran mutlak d. kebenaran relatif e. kebenaran akhir 7. Ilmu pengetahuan dan teknologi hanya memberikan kepuasan atau kebahagiaan yang bersifat …. a. absolut b. isikduniawi c. spiritualbatin d. mutlak e. inal 135 Pendidikan Agama Buddha dan Budi Pekerti 8. Dharma merupakan ajaran yang dibabarkan oleh Buddha selama 45 tahun berisi kebenaran-kebenaran yang bersifat …. a. biasa b. mutlak c. relatif d. konvensional e. nyata 9. Persyaratan ilmiah sesuatu dapat disebut sebagai ilmu salah satunya adalah upaya-upaya yang dilakukan untuk meminimalisasi kemungkinan terjadinya penyimpangan dalam mencari ini disebut dengan .... a. Obyektif b. Metodis c. Subyektif d. Sistematis e. Universal 10. Dengan belajar ilmu pengetahuan hingga berhasil, niscaya seseorang akan mendapatkan kehormatan. Namun dengan melatih diri dalam tingkah laku, itulah yang membawa seseorang pada kedamaian. Hal ini adalah sabda Buddha dalam Kitab .... a. Kuddaka Nikaya b. Digha Nikaya c. Majhima Nikaya d. Anguttara Nikaya e. Samyutta Nikaya II. Jawablah pertanyaan-pertanyaan di bawah ini dengan jelas dan tepat 1. Jelaskan yang dimaksud dengan ilmu pengetahuan dan teknologi 2. Jelaskan hubungan ilmu pengetahuan dan teknologi dengan agama Buddha 3. Jelaskan syarat-syarat ilmu pengetahuan 4. Apakah agama Buddha dapat dikatakan sebagai ilmu pengetahuan berdasar- kan teori, jelaskan? 5. Mengapa agama Buddha adalah agama yang sejalan dengan ilmu pengetahuan modern? Berikan komentar Anda 136 Kelas X SMASMK Aspirasi Perhatikan contoh kalimat aspirasi ini Menyadari akan pentingnya IPTEK bagi kehidupan, dengan ini saya bertekad “Memanfaatkan IPTEK untuk menambah kebajikan saya”. Berdasarkan contoh tersebut, buatlah kalimat aspirasi di buku tugasmu kemudian sampaikan aspirasimu kepada orang tua dan gurumu agar dinilai dan ditanda tangani. 137 Pendidikan Agama Buddha dan Budi Pekerti Seni dan Budaya Buddhis Seni ternyata sangat luas sekali bidangnya ada seni lukis, seni tari, seni sastra, seni rupa, dan seni-seni yang lainnya. Hal demikian tidak dipungkiri juga pada perkembangan keagamaan, terutama agama Buddha yang perkembangannya banyak sekali dipengaruhi oleh seni dan budaya. Berikut ini ornamen vihara yang dapat dipahami dan dipelajari. Bab VI Tahukah Kamu? Seni dan Budaya adalah salah satu instrumen dari perkembangan agama Buddha di dunia. Instrumen seni dan Budaya Buddhis berbeda kelompok etnik berbeda pula tipe dan cara mereka memaknainya. Budaya Buddhis merupakan gambaran Buddhisme berkembang di daerah, dan seni yang sesuai Budaya setempat. Budaya Buddhis dan seni tidak dapat terpisah- kan. Seni dan buddhaya Buddhis, suatu metode untuk memudahkan ajaran Buddha, yang dikaitkan dengan budaya lokal. Ketika zaman modern perkembangan agama Buddha terhambat, karena cara pandang umat terlanjur pada dunia modern, seni dan budaya dapat menjadi inspirasi bagi umat Buddha. Mari kita melihat dengan jernih seni dan budaya Buddhis. 138 Kelas X SMASMK Setelah mengamati gambar peserta didik dibentuk dalam kelompok diskusi untuk membahas 1. Apa yang membedakan bangunan tempat tinggal dengan bangunan Vihara? 2. Jelaskan keunikan vihara sebagai tempat ibadah 3. Apa saja yang seharusnya terdapat dalam bangunan vihara? Sumber http Gambar Ornamen Vihara A. Pengertian dan Pewarisan Kebudayaan Kata ”kebudayaan” berasal dari bahasa Sansekerta buddhayah, bentuk jamak dari buddhi, berarti ”budhi” atau ”akal”. Ada pula yang berpendapat asalnya adalah kata majemuk ”budi-daya”, daya dari budi, kekuatan dari akal. Bagaimanapun deinisinya, kebudayaan adalah hal-hal yang bersangkutan dengan akal budi. Tanpa kebudayaan, hidup dan perilaku manusia tidak berbeda dengan hewan. Koentjaraningrat berpendapat bahwa kebudayaan adalah keseluruhan gagasan dan karya manusia, yang harus dibiasakannya dengan belajar, beserta keseluruhan hasil budi dan karyanya. Pasurdi Suparlan menjelaskan bahwa kebudayaan adalah pedoman bagi kehidupan yang terjadi dari konsep-konsep, teori-teori, dan metode-metode, yang merupakan pengetahuan dan keyakinan, yang digunakan secara selektif dalam menghadapi lingkungan untuk pemenuhan kebutuhan- kebutuhan sebagai manusia. 139 Pendidikan Agama Buddha dan Budi Pekerti Kebudayaan adalah pedoman bagi kehidupan yang terdiri atas konsep-konsep, teori-teori, dan metode-metode, yang merupakan pengetahuan dan keyakinan, yang kita gunakan secara selektif dalam menghadapi lingkungan guna pemenuhan kebutuhan-kebutuhan kita sebagai manusia. Agama bersifat universal, tepatnya pada tingkatan tekstual. Pada tingkatan operasional, ajaran-ajaran dari teks suci harus diinterpretasikan dan dipahami oleh pemeluknya untuk kemudian dijadikan pedoman hidup di lingkungannya. Dijadikan kebudayaan atau unsur yang tidak terpisahkan dari kebudayaan, mengingat acuan menginterpretasi teks suci adalah kebudayaan dari pemeluknya. Ketika agama dipraktikkan, coraknya berubah menjadi lokal, sesuai dengan kebudayaan setempat. Terdapat variasi mengenai posisi agama yang dipeluk masyarakat sebagai kebudayaan dari masyarakat yang bersangkutan. Jika pemelukan agama hanya menekankan upacara yang diwajibkan, tidak menjadi pandangan hidup dan etos yang dalam bahasa sehari-hari dinamakan nilai-nilai budaya, atau pedoman moral dan etika, agama tersebut belum betul-betul digunakan sebagai kebudayaan dari masyarakat tersebut. 1. Unsur Kebudayaan 1 Sistem religi dan upacara keagamaan. 2 Sistem dan organisasi kemasyarakatan. 3 Sistem pengetahuan. 4 Bahasa. 5 Kesenian. 6 Sistem mata pencaharian. 7 Sistem teknologi dan peralatan. 2. Pewarisan Kebudayaan Petunjuk Buddha mengenai kewajiban orang tua untuk memberikan warisan kepada anak-anaknya, dan kewajiban anak selain memelihara warisan yang diterimanya, juga harus menjaga kehormatan termasuk melanjutkan tradisi keluarga, dapat dihubungkan dengan praktik pewarisan kebudayaan Namun dalam Dhammadayada-sutta, Buddha bersabda, ”Jadilah ahli waris-Ku dalam Dharma, bukan ahli waris benda-benda materiil” Kutipan di atas menggambarkan Dharma sebagai budaya spiritual atau non- materiil yang dibedakan terhadap budaya materiil, budaya spiritual didasarkan atas sistem nilai agama yang bersifat tidak diukur dari nilai-nilai ma teriil, tetapi diukur dari nilai-nilai moral, misalnya keluhuran budipekerti kebijaksanaan, kesederhanaan. Sedangkan budaya materiil meng- gambarkan keterikatan manusia dengan benda, yang menempatkan benda materi bukan hanya digunakan untuk melakukan sesuatu, tetapi juga memberi Oleh YM Bhiksu Tadisa Paramita Mahasthavira Arus globalisasi sudah tidak terbendung masuk ke Indonesia. Disertai dengan perkembangan teknologi yang semakin canggih, dunia kini memasuki era revolusi industri yakni menekankan pada pola digital economy, artificial intelligence, big data, robotic, dan lain sebagainya atau dikenal dengan fenomena disruptive innovation. Menghadapi tantangan tersebut, pengajaran di perguruan tinggi pun dituntut untuk berubah, termasuk dalam menghasilkan dosen berkualitas bagi generasi masa depan. Apa yang dimaksud dengan revolusi industri Secara singkat, pengertian industri adalah tren di dunia industri yang menggabungkan teknologi otomatisasi dengan teknologi cyber. Pada industri teknologi manufaktur sudah masuk pada tren otomatisasi dan pertukaran data. Hal tersebut mencakup sistem cyber-fisik, internet of things IoT, komputasi awan, dan komputasi kognitif. Tren ini telah mengubah banyak bidang kehidupan manusia, termasuk ekonomi, dunia kerja, bahkan gaya hidup manusia itu sendiri. Singkatnya, revolusi menanamkan teknologi cerdas yang dapat terhubung dengan berbagai bidang kehidupan manusia. Teknologi tanpa agama sangat membahayakan; Agama tanpa dibarengi penguasaan teknologi akan lumpuh tidak akan bisa maju berkembang. Albert Einstein 1879-1955 berkata “Jika agama yang dapat mengatasi kebutuhan ilmiah modern, agama itu adalah agama Buddha.” Menurut Khuddaka-Nikaya 817, “semua ilmu pengetahuan, baik yang kelas tinggi, sedang, ataupun rendah, patut dipelajari, diketahui dan dipahami maknanya, walaupun tidak seluruhnya perlu diterapkan seketika, karena suatu hari kelak bila tiba saatnya, pengetahuan itu mungkin membawa manfaat. Namun pengetahuan dan moralitas patut dijaga keseimbangannya” Pikiran manusia itu luas dan dalam dapat menembus ruang dan waktu sehingga tidak terbatas; Selama ada pemikiran manusia, kemajuan teknologi terus berkembang. Arsitek kehidupan manusia berasal dari pikiran; Pikiran buruk menciptakan teknologi jahat dan merusak; Pikiran baik menciptakan teknologi yang bermanfaat. Menciptakan kemajuan teknologi untuk kebaikan atau untuk kejahatan semua ada sebab dan akibat dicengkeram oleh hukum karma. Kemajuan teknologi Industri tidak bisa dibendung oleh siapapun juga. Menolak berarti tertinggal; Mengikuti berarti kemajuan. Revolusi Industri di gunakan secara bijak dapat menguntungkan kehidupan umat manusia; Tetapi Revolusi Industri bila digunakan tidak bijak dapat merugikan kehidupan manusia. Kadar bijak atau tidak bijak ditentukan oleh kualitas kesadaran dan kebijaksanaan manusia. Ajaran Buddha adalah sumber pendidikan untuk menumbuh kembangkan kesadaran dan kebijaksanaan. Kemajuan teknologi industri disatu sisi membawa kemajuan dan sarana praktis, di lain sisi mengakibatkan Tsunami PHK, bagi para pekerja yang gaptek. Manusia dengan segala problemnya tentu membutuhkan bimbingan, pengobatan dan pelayanan natural, Membutuhkan contoh teladan dari pendidikan agama, moralitas dan spiritualitas yang tidak bisa tergantikan oleh revolusi industri Kemajuan Iptek tidak bisa memasuki seluruh kehidupan manusia. Manusia modern era globalisasi harus mengikuti kemajuan iptek apapun, harus belajar menguasai dan mengikuti perkembangan kemajuan teknologi untuk mendapatkan pekerjaan demi kelangsungan hidup. Kemajuan teknologi pun tidak luput dari cengkeraman Hukum Tillakhana, Hukum 3 corak universal, yaitu Anitya ketidak kekalan, Anatta tanpa inti/ kepemilikkan dan Dukkha tidak memuaskan; Sifat manusia awam tidak pernah bisa puas untuk jangka panjang, oleh sebab itu, Iptek terus dikembangkan untuk mengusai kehidupan manusia dan dunia; tetapi semua kemajuan iptek harus sesuai kebenaran Dharma dan harus mengikuti hukum alam semesta. Sumber penderitaan berasal dari hati yang bergejolak, hanya hati sunya semua derita lenyap adanya. Kemajuan iptek hanya membuat manusia semakin haus dan dahaga, kemajuan teknologi cenderung membuat manusia terus bersaing dan kehidupan manusia semakin kompleks. Kehidupan manusia yang wajar dan bersahaja sejatinya harus “back to natural”. karena jasmani dan rohani manusia sulit tergantikan oleh perangkat teknologi. Kalaupun tergantikan dengan organ teknologi tentu tidak natural pasti mempunyai efek samping. Kemajuan teknologi hanya mempermudah kehidupan manusia tetapi bukan menjadi tujuan untuk kehidupan manusia. Manusia terdiri dari perpaduan antara fisik jasmani, mentalitas dan spiritualitas. Pekerjaan lahiriah manusia bisa tergantikan oleh teknologi tetapi mengembangkan kualitas mentalitas tidak tergantikan oleh evolusi teknologi Apalagi perkembangan dan kemajuan spiritualitas manusia tidak akan pernah bisa tergantikan oleh kemajuan iptek Dalam ajaran Buddha, Jaman sekarang memasuki era kemerosotan Dharma, terjadinya jaman lima keruh, yaitu Kalpa yang keruh ; Pandangan yang keruh; Kerisauan yang keruh; Makhluk-makhluk yang keruh; Penghidupan yang keruh. Melihat kondisi demikian kemajuan teknologi banyak yang salah digunakan; kemajuan teknologi bila ditangan orang jahat semakin canggih aksi kejahatannya sehingga membuat kehidupan manusia semakin menakutkan dan meningkatkan kerawanan dan aksi kriminalitas tinggi terhadap kemanusiaan dan binatang. Manusia Buddha yang telah mencapai pencerahan sempurna, ia tentu mengetahui bagaimana kemajuan Iptek yang dirancang dan digunakan manusia; Tetapi Buddha tidak tertarik membahas kemajuan iptek karena bila hati sakit dan kotor kemajuan iptek ini membawa kesengsaraan manusia yang lebih luas; Bila hati manusia belum mencapai tataran kesucian Arahat, maka hati manusia tidak bisa dipercaya dan tidak bisa di andalkan. Tujuan manusia yang utama adalah harus bisa bebas dari bodoh dan derita; Walaupun manusia terlahir di dunia bukanlah untuk sibuk dan terhanyut dalam duniawi yang bersifat semu dan fatamorgana atau mencari kemudahan hidup dengan mengandalkan kemajuan Revolusi melainkan meningkatkan kualitas kemanusiaan, menyadari Hakikat Kebuddhaan, mengembangkan potensi Kebuddhaannya untuk dilahirkan di surga Buddha dan menjadi Buddha. Amituofo. Seperti yang kita semua ketahui, zaman purba adalah zaman dimana kehidupannya masih terbelakang, primitif, dan belum mengenal teknologi. Seiring berkembangnya zaman, teknologi canggih mulai dikembangkan oleh para ilmuan yang nantinya dapat digunakan untuk memudahkan hidup manusia. Tapi para arkeolog menemukan sesuatu yang bisa dikatakan di luar perkiraan manusia zaman sekarang. Berbagai penemuan dari arkeolog menunjukkan bahwa di zaman purba sudah terdapat penemuan 6 teknologi canggih yang ditemukan di zaman Baterai Bagdad Baterai Parthia Baterai Baghdad adalah pot tanah liat berwarna kuning, berukuran 6 inci yang ditemukan sekitar masa pendudukan Parthia antara 248 SM dan 226 SM. Baterai ini terdiri dari sebuah silinder yang terbuat dari lembaran tembaga yang melekat pada mulut panci menggunakan segel dari 60% -40% campuran timbal-timah. Dengan memasukkan cairan asam kedalam jambangannya, baterai ini bisa menghasilkan tegangan listrik sebesar 1,5 – 2 volt. Beterai Baghdad ditemukan oleh Ahli Arkeolog Austria Dr Wihem Konig, di desa Khuyut Rabbou’a dekat Bagdad,Irak pada tahun Komputer kuno Antikthera Ditemukan pada tahun 1901 oleh para penyelam Yunani di perairan pulau Antikythera, dari sebuah peninggalan puing-puing bangkai kapal yang karam di dasar laut tahun 80 SM. Benda dengan bentuk seperti sebuah jam beker ini kemudian dikenal sebagai Antikythera Mechanism. Penelitian dilakukan oleh Derek John De Solla Price yang menjelaskan mekanisme benda ini adalah seperti yang kini digunakan sebagai komputer mesin hitung untuk mengukur pergerakan bintang-bintang dan Penemuan reaktor nuklir di Ditemukan tambang reaktor Nuklir di daerah Oklo, Rep. Gabon, Afrika yang diduga sudah ada sejak 2 milyar tahun yang lalu. Setelah dilakukannya penelitian,tambang tersebut adalah sebuah reaktor nuklir dengan skala yang besar pada zaman pra sejarah, dengan kapasitas kurang lebih 500 ton biji uranium di enam wilayah, dan dapat menghasilkan tenaga sebesar 100 ribu Jantung sintestis Di dalam Piramida Mesir di dada kiri mumi anak lelaki, para peneliti menemukan jantung sintestis. Di zaman modern ini jantung sintestis baru diciptakan dalam beberapa puluh tahun saja, Ternyata dengan penemuan ini Jantung Sintestis telah ada sejak tahun yang Robot Pencipta berbakat Ma Daifeng menghasilkan aplikasi robotik yang dibina berasaskan mekanisme mekanikal pada zaman pemerintahan Kaisar Mu 976 hingga 922 SM di China, pencipta. Robot yang dibina dapat bernyanyi dan menari seperti manusia, membawa peralatan kepada tuannya dan mempunyai organ tubuh seperti tulang, otot, sendi, kulit dan rambut. IDN Times Community adalah media yang menyediakan platform untuk menulis. Semua karya tulis yang dibuat adalah sepenuhnya tanggung jawab dari penulis.

jenis teknologi pada zaman kehidupan buddha